vein3's  album on Photobucket

Minggu, 26 Juni 2016

OUTBOUND - OUTWARD BOUND TRAINING

SEJARAH OUTBOUND – OUTWARD BOUND TRAINING


Outward Bound Training  adalah ide pendidikan inovatif yang dikreasikan oleh Kurt Hahn yang telah bertahan dan berkembang selama lebih dari enam puluh tahun. Fakta Ini dapat dikatakan luar biasa karena begitu banyak metode pendidikan yang muncul dan tenggelam selama periode ini.
Apakah karena konsep ini sangat mudah beradaptasi dan dapat diterapkan pada dunia edukasi secara masal atau karena pemikiran dan filosofi dari konsep metode semacam outbound ini adalah abadi dan memiliki daya tarik universal? atau mungkin kedua faktor tersebutlah yang membuat metode ini menjadi populer dan terus berkembang.
Yang jelas sang penemu metode outward bound atau lebih dikenal outbound training , Kurt Hahn telah meninggal pada tahun 1974 tetapi pengaruhnya dalam Outward Bound Training  dan inisiatif pendidikan lainnya masih hidup hingga saat ini. Beliau lebih menekankan tercapainya tujuan daripada melatih fokus, dengan menggunakan cara yg sangat fleksibel, beragam dan sangat adaptatif. Begitu pula dengan metodeOutward Bound Training , dengan programnya yang boleh dikatakan “tidak lazim”.
Kisah Sang Penemu Outbound
Kurt Hahn lahir di Jerman pada tahun 1896, putra seorang industrialis Yahudi kaya, tapi ia menghabiskan sebagian besar hidupnya di Inggris sebagai warga negara Inggris. Sementara ia masih di SMA tahun 1902, ia menghabiskan liburan musim panas di Dolomites dengan teman-teman dari Abbotsholme, sebuah sekolah negeri Inggris. Selama rentang perjalanan ini, dalam sebuah diskusi tentang sistem sekolah umum Inggris, ketertarikan mengenai dunia pendidikan pertama kali masuk ke dalam benak Hahn. Hal ini menyebabkan ia menjadi terobsesi, kemudian ia mulai mendalami filsafat pendidikan dan sangat dipengaruhi oleh pemikiran-pemikiran Plato, Baden Powell, Cecil Reddie, Dr Arnold dari Rugby, Herman Lietz dan lain-lain.
Pada tahun 1904, saat ia masih muda, Hahn terkena “sunstroke” yang cukup parah sehingga membuatnya cacat permanen namun disinilah ia merasakan ketegaran karena ia memiliki semangat dan keberanian untuk bertahan hidup yang sangat tinggi. proses pemulihan diri ini dimanfaatkannya untuk mempelajari filsafat pendidikan secara lebih mendalam dan merumuskan sistem pendidikan yang hingga saat ini menjadi sangat populer.
Salah satu prinsip hidupnya yang ia pegang teguh sejak saat itu adalah, “ketidakmampuan Anda adalah Peluang Anda”, yaitu mengubah Tantangan menjadi Keuntungan, dengan cara selalu melakukan hal yang benar, terbaik dan bermanfaat meskipun dalam keadaan yang dirasakan sangat sesulit apapun.
Filsafat pendidikan Hahn adalah perpaduan dari apa yang dianggap sebagai ide terbaik yang diambil dari berbagai sumber. Menurutnya, pendidikan adalah seperti pengobatan, metode pengobatan yang ada pada saat ini adalah hasil penemuan dan penyempurnaan dari metode metode terdahulu, jika anda datang ke seorang ahli bedah umum dan meminta untuk membedah usus anda dengan cara yang terbaik dan benar, pasti dokter ahli bedah umum tersebut akan menyarankan anda untuk datang ke ahli bedah yang lebih ahli mengenai usus.
Jadi menurut Hahn, tidak ada yang istimewa dan baru dari metode “temuannya”, karena menurut Hahn, ia hanyalah mengumpulkan, merumuskan kemudian mengemasnya dengan cara yang dianggapnya paling sesuai dengan pengalaman atau proses hidupnya pada masa itu. Beliau menganggap, lebih baik meminjam sebuah ide atau metode yang sudah teruji dan terbukti ketimbang harus mencari dan berkesperimen dengan metode baru.
Kunci keberhasilan Hahn adalah, ia berhasil merangkum, mengambil dan menggabungkan ide dan metode terbaik dari tiap pakar pendidikan di dunia, menjadi suatu metode edukasi yang sangat unik.
Hahn memiliki keyakinan bahwa setiap manusia dilahirkan dengan potensi dan kekuatan spiritual serta kemampuan untuk membuat penilaian yang benar mengenai nilai hidup dan moral.
Dalam perkembangan hidupnya, seseorang itu kehilangan kekuatan spiritual ini dan kemampuan untuk membuat penilaian moral karena, apa yang Hahn sebut, diseased society dan the impulses of adolescence.
Oleh karena itu, Hahn terobsesi oleh dekadensi moral atau penyakit sosial yang dia amati di masyarakat, dan sangat tergerak untuk mencari solusinya, beberapa “penyakit” tersebut misalnya seperti :
  • Penurunan tingkat kebugaran karena adanya sarana transportasi modern, pada saat itu lokomotif atau mesin
  • Penurunan memori dan imajinasi karena bingung, waswas, stress, gelisah akibat dampak dari modernisasi
  • Penurunan tingkat keterampilan dan perhatian karena melemahnya tradisi dan budaya yang positif serta keahlian
  • Penurunan disiplin diri karena ketergantungan pada obat-obat perangsang dan obat penenang
  • Penurunan rasa cinta dan kasih sayang antar sesama karena masing masing sibuk dan egois dengan gaya hidup modernnya
Sebagai bagian dari perhatiannya terhadap kekuatan dan kemampuan fisik adalah, ia percaya bahwa setiap manusia memiliki bakat kemampuan fisik, baik bakat fisik alamiah maupun ketidakmampuan fisik alamiah, misalnya seperti cacat fisik.
Keduanya memiliki kelebihan dan memberikan kesempatan: satu untuk mengembangkan kekuatan dan yang lainnya untuk mengatasi kelemahan. Inilah yang menjadi prinsip atau pegangan Hahn’s berikutnya yaitu,
“Ada banyak kelebihan pada diri anda daripada yang anda pikirkan dan bayangkan.”
Tujuan Hahn adalah untuk menyediakan wahana ideal untuk mengaktifkan kesadaran dan potensi kekuatan tersebut, sehingga setiap orang dapat menemukan kesempurnaan jati diri manusianya dan salah satu wahana yang ia buat adalahOutward Bound Training atau lebih populer di Indonesia dengan istilah Outbound Training.
*dirangkum dari berbagai sumber
Outward Bound Training Sebagai salah satu provider outbound besar yang ada di Indonesia berusaha memberikan yang terbaik untuk anda.

by : yudho

Minggu, 19 Juni 2016

ARTI OUTBOUND

ARTI OUTBOUND

Outbound jakarta akan menjelaskan pengertian dari Outbound.
Outbound adalah salah satu metode pembelajaran modern yang memanfaatkan keunggulan alam. Para peserta yang mengikuti outbound (Outbound jakarta) tidak hanya dihadapkan pada tantangan intelegensia, tetapi juga fisik dan mental.
Pengertian Outbound Training (Outbound jakarta):

outbound jakarta

Outbound training (Outbound jakarta) adalah bentuk pembelajaran perilaku kepemimpinan dan manajemen di alam terbuka dengan pendekatan yang unik dan sederhana tetapi efektif karena pelatihan ini tidak sarat dengan teori-teori melainkan langsung diterapkan pada elemen-elemen yang mendasar yang bersifat sehari-hari, seperti saling percaya, saling memperhatikan serta sikap proaktif dan komunikatif. Dimensi alam sebagai obyek pendidikan bisa menjadi laboratorium sesungguhnya dan tempat bermain yang mengasyikan dengan berbagai metodenya.

Tujuan Outbound (Outbound jakarta)

1.Mengetahui dan memahami adanya “individual differences” yaitu tiap individu adalah unik.
2.Mampu melakukan penilaian pada diri sendiri “Self Assessment” bahwa kekuatan diri ada pada tangan kita sendiri dan pada pilihan- pilihan kita.
3.Meningkatkan kepekaan “Self Awareness” terhadap orang lain.
4.Meningkatkan kepercayaan diri dan keberanian mengambil resiko “Risk Taking Behavior”.
5.Meningkatkan ketrampilan komunikasi.
6.Mampu membuat perencanaan dengan pertimbangan resiko dan konsekuensinya.
7.Mampu membentuk tim yang efektif / kekompakan.
8.Meningkatkankemampuan kepemimpinan.
9.Menumbuhkan sikap ksatria dan sportif.

Sasaran Program (Outbound jakarta)

1.Program Pelatihan Eksekutif (Eksecutive Training Program) Program Pelatihan Eksekutif dirancang sebagai media untuk mengenal kemampuan diri (analisis internal), mengenal kondisi luar (analisis eksternal), menyusun berbagai strategi, mengkomunikasikannya dan mengimplementasikannya.

2.Program Pelatihan Staff Administrasi (Administratif Staff Program) Program Pelatihan Staff Administrasi (Administratif Staff Program) dirancang sebagai media untuk mengenal kemampuan diri, dan kondisi lingkungan, serta sebagai media untuk mengembangkan kerjasama dan kualitas kinerja.
3.Program Pelatihan Profesi (Profesion Training Program) Program Pelatihan Profesi (Profesion Training Program) dirancang sebagai media untuk mengenal kemampuan diri dan kondisi lingkungan, menyusun langkah kerja (strategi), melatih melakukan terobosan (inovasi), serta mengembangkan profesionalisme.

4.Pogram Pelatihan Pemuda/ Pendidikan/ Organisasi (Youth/ Education/ Organitation Planning Program) Pogram Pelatihan ini dirancang dengan memanfaatkan berbagai tantangan dan petualangan yang menarik sebagai media untuk mengenal kemampuan diri (analisis internal), memformulasikan dan mengimplementasikan strategi, serta melakukan berbagai terobosan (inovasi) dan meningkatkan kemampuan bekerja dalam tim.

Bentuk Program (Outbound jakarta)

1.Team Building Goal Program ini menunjukakan bahwa kerjasama adalah suatu hal yang mutlak diperlukan dalam pencapaian tujuan. Berbagai permasalahan akan dihadapi oleh peserta dimana mereka tidak mungkin menghadapinya sendiri. Saling tergantung, kerjasama, pentingnya komunikasi dan membangun suatu tim yang kompak adalah tujuan dari pelatihan ini.
2.Leadership Goal Program pelatihan ini mengasah jiwa kepemimpinan yang terdapat pada diri peserta.Permasalahan-permasalahan yang ada perlu dihadapi oleh peserta dengan pengambilan keputusan yang berkualitas. Kepercayaan diri, kemampuan untuk memimpin kelompok, kemandirian dan kemampuan untuk mengayomi dari para peserta akan digali dan dipelajari sebagai suatu bekal dalam kepemimpinan mereka di kehidupan sehari – hari.
3.Outbound Training (Outbound jakarta) & Tamasya Pelatihan ini akan banyak mempergunakan alam bebas (out door) sebagai medianya. Para peserta akan mempelajari semua materi dari kegiatan atau games yang akan diadakan di alam terbuka. Program ini akandilakukan dengan komposisi 70% di alam terbuka dan 30% diskusi kelompok (group discussion) sebagai penunjang dari setiap kegiatan.
4.Fun Game Fun Game merupakan permainan yang menekankan unsur-unsur koordinasi, konsentrasi dan kebersamaan.

Materi Outbound Training (OUTBOUND JAKARTA)

1.Ice Breaking (Mencairkan Suasana) Memecahkan suasana yang kaku, dalam session ini para peserta diharapkan lebih mengenal antara peserta yang satu dengan yang lainnya.
2.Communication (Komunikasi) Peserta akan dikoordinasikan dalam situasi permainan-permainan yang menarik, tidak membosankan. Berkomunikasi dapat membangkitkan rasa percaya terhadap rekan dan kelompoknya.
3.Team Building Jenis permainan yang bersifat menghibur juga mengajarkan kepada peserta mengenai berbagai pengetahuan yang hanya bisa diperoleh melalui pengalaman (experience) sendiri, serta wawasan peserta akan terasa dan bertambah kaya.



diposting oleh: wikipedia

Jumat, 17 Juni 2016

Boost Employee Morale

“Karyawan / Pegawai mempunyai MORAL KERJA yang BAGUS dan selalu TERMOTIVASI”

Describtion :
Outbound yang dikemas dengan menarik, fun, atraktif dan tematik untuk membuat peserta tidak cepat bosan dan selalu bersemangat, dimana dalam kegiatan tersebut secara tidak langsung dan peserta tanpa merasa disinggung mereka melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya membangun MORAL KERJA yang BAGUS serta ORIENTASI KERJA yang POSITIF dan selalu TERMOTIVASI.
Hikmah Kegiatan :
  • Peserta mengetahui POTENSI & KARAKTER DASAR DIRINYA sehingga bisa instropeksi kelebihan & kekuranga,dan akan saling melengkapi satu dengan yang lainnya yang pada akhirnya akan menjadi TIM yang SOLID &TANGGUH,
  • Peserta dapat memahami dan mengerti konteks “POSITIVE MORALE EMPLOYEE” dalam kaitannya dengan PEKERJAAN & LINGKUNGAN di kantor,
  • Tanpa disadari PARA PESERTA melakukan “ POSITIVE MORALE” dalam permainan,
  • Peserta mengerti arti pentingnya mempunyai “POSITIVE MORALE” dalam pekerjaan & dalam sosialisasi antar sesama,
  • Menyadari sejauhmana PERAN DIRInya dalam PERGAULAN di lingkungan kantor,
  • Kesadaran diri akan menumbuhkan KEKUATAN DIRI untuk selalu MAJU & BERKEMBANG sehingga MOTIVASI DIRI akan terbentuk bersamanya,
  • Peserta akan merasakan arti pentingnya MEMOTIVASI DIRI atau LINGKUNGANNYA untuk selalu MAJU,
  • Dll.
diposting oleh : outbound character

Kamis, 16 Juni 2016

artikel kebiasaan mengawali hari – Indonesia outbound jakarta

KEBIASAAN BAIK UNTUK MENGAWALI HARI


http://outboundindonesia1.blogspot.com/2016/06/artikel-kebiasaan-mengawali-hari.html

Pernahkah Anda mengalami bad mood pada pagi hari, yang kemudian mempengaruhi performa Anda sepanjang hari? Jalanan mendadak macet karena ada galian, rekan kerja tidak masuk sehingga pekerjaan menumpuk, bahkan makan siang pun tidak sesuai pesanan. Kenapa segala sesuatu rasanya menjadi salah, ya?
Percayalah, bila Anda mengawali dengan lima kebiasaan baik ini, dijamin Anda akan selalu menjalani hari-hari yang menyenangkan.
Regangkan badan saat bangun tidur. Ketimbang Anda memejamkan mata lagi atau melamun sambil “mengumpulkan nyawa” saat bangun tidur, lebih baik regangkan tubuh Anda. Regangkan jari-jari tangan, kaki, lalu putar pergelangan kaki Anda. Ngulet membuat peredaran darah menjadi lancar. Menguaplah sepuas-puasnya untuk menghirup sebanyak mungkin oksigen.
Minum air putih sebelum sarapan. Saat bangun tidur tubuh kita mengalami dehidrasi. Buktinya, Anda pasti merasa haus. Kondisi dehidrasi sebenarnya dapat memperlambat metabolisme. Karena itu sebelum menikmati teh manis, susu cokelat hangat, dan roti, minumlah lebih dulu segelar air putih. Menurut jurnal Obesity, sel-sel yang terpenuhi kebutuhan airnya tidak hanya bekerja lebih baik, tetapi juga membantu membuang lemak.
Sarapan yang mengandung protein. Sarapan adalah makanan paling penting dalam sehari. Dengan sarapan, Anda akan mengonsumsi lebih sedikit kalori sepanjang hari karena sebagian calorie intake disisihkan untuk pagi hari. Sarapan juga membuat Anda dapat berpikir lebih baik dan lebih mampu berkonsentrasi. Yang penting masukkan makanan yang mengandung protein ke dalam menu sarapan Anda. Sesuaikan porsinya dengan kapasitas perut Anda. Terlalu kenyang juga akan membuat Anda mengantuk.
Biarkan sirkulasi darah lancar. Berangkat ke kantor dengan menempuh perjalanan selama dua jam memang membuat tubuh menjadi tidak bugar. Biasakan untuk berolahraga ringan pada pagi hari, karena metabolisme yang lancar juga akan menjauhkan stres dari diri Anda. Olahraga pagi juga menjadi cara yang baik untuk memastikan tubuh Anda siap “bertarung” dengan jadual yang padat sepanjang hari. Tak perlu mencari tempat yang jauh atau waktu yang lama. Cukup lakukan latihan ringan selama 10 menit untuk melancarkan peredaran darah.
Secangkir kopi saja. Banyak yang mengatakan bahwa kopi dapat meningkatkan konsentrasi, atau membantu Anda bekerja lebih baik. Namun, jangan mengonsumsi kopi secara berlebihan. Secangkir kopi pada pagi hari (atau sore hari, tergantung kenyamanan Anda) sudah cukup. Kafein berlebih akan membuat Anda gelisah dan meningkatkan detak jantung Anda. Sebagai gantinya, nikmati saja secangkir teh hijau.
Sumber: Kompas.com

Artikel Motivasi Terbaik dan Terbaru – Outbound Jakarta

ArtikelMotivasi Terbaik dan Terbaru

outbound jakarta
 
Elang merupakan jenis unggas yang mempunyai umur paling panjang didunia.
Umurnya dapat mencapai 70 tahun. Tetapi untuk mencapai umur sepanjang itu seekor elang harus membuat suatu keputusan yang sangat berat pada umurnya yang ke 40.
Ketika elang berumur 40 tahun, cakarnya mulai menua, paruhnya menjadi panjang dan membengkok hingga hampir menyentuh dadanya.
Sayapnya menjadi sangat berat karena bulunya telah tumbuh lebat dan tebal,sehingga sangat menyulitkan waktu terbang. Pada saat itu, elang hanya mempunyai dua pilihan: Menunggu kematian, atau Mengalami suatu proses transformasi yang sangat menyakitkan — suatu proses transformasi yang panjang selama 150 hari.
Untuk melakukan transformasi itu, elang harus berusaha keras terbang keatas puncak gunung untuk kemudian membuat sarang ditepi jurang, berhenti dan tinggal disana selama proses transformasi berlangsung.
Pertama-tama, elang harus mematukkan paruhnya pada batu karang sampai paruh tersebut terlepas dari mulutnya, kemudian berdiam beberapa lama menunggu tumbuhnya paruh baru. Dengan paruh yang baru tumbuh itu, ia harus mencabut satu persatu cakar-cakarnya dan ketika cakar yang baru sudah tumbuh, ia akan mencabut bulu badannya satu demi satu. Suatu proses yang panjang dan menyakitkan. Lima bulan kemudian, bulu-bulu elang yang baru sudah tumbuh. Elang mulai dapatterbangkembali. Dengan paruh dan cakar baru, elang tersebut mulai menjalani 30 tahun kehidupan barunya dengan penuh energi!
Dalam kehidupan kita ini, kadang kita juga harus melakukan suatu keputusan yang sangat berat untuk memulai sesuatu proses pembaharuan.
Kita harus berani dan mau membuang semua kebiasaan lama yang mengikat, meskipun kebiasaan lama itu adalah sesuatu yang menyenangkan dan melenakan. Kita harus rela untuk meninggalkan perilaku lama kita agar kita dapat mulai terbang lagi menggapai tujuan yang lebih baik di masa depan.
Hanya bila kita bersedia melepaskan beban lama, membuka diri untuk belajar hal-hal yang baru, kita baru mempunyai kesempatan untuk mengembangkan kemampuan kita yang terpendam, mengasah keahlian baru dan menatap masa depan
dengan penuh keyakinan.
Halangan terbesar untuk berubah terletak di dalam diri sendiri dan andalah
sang penguasa atas diri anda. Jangan biarkan masa lalu menumpulkan asa
dan melayukan semangat kita. Anda adalah elang-elang itu. Perubahan pasti terjadi. Maka itu, kita harus berubah!